Peringati Harlah ke-92, GP Ansor Toraja Raya Ajak Siswa MTsN 1 Tana Toraja Dzikir dan Doa Bersama
Harla GP Anspr ke-92
TANA TORAJA — Semangat kebangsaan dan keislaman berpadu dalam satu momen sakral yang penuh makna. Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Cabang (PC) Toraja Raya menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama bersama para santri Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tana Toraja, Jumat, 24 April 2026, sebagai rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 Gerakan Pemuda Ansor yang mengusung semangat *"Bersatu, Berperan untuk Negeri."
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diinisiasi oleh Majelis Dzikir Rijalul Ansor — sayap spiritual GP Ansor — sebagai wujud nyata komitmen organisasi dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah generasi muda. Kehadiran para siswa MTsN 1 Tana Toraja dalam acara ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah ikhtiar strategis untuk menanamkan fondasi spiritual yang kokoh sejak dini kepada generasi penerus bangsa.
Ketua PC GP Ansor Toraja Raya, Muh. Nasir Toding, menegaskan bahwa momentum Harlah ke-92 ini menjadi pengingat akan panjangnya perjalanan organisasi sejak berdiri pada 1934 hingga kini memasuki 2026. Menurutnya, dzikir dan doa bersama bukan hanya ritual keagamaan semata, tetapi juga medium pemersatu yang menghubungkan nilai-nilai perjuangan para pendahulu dengan semangat generasi muda masa kini yang harus terus dijaga dan dirawat.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Dzikir Rijalul Ansor Toraja Raya, Ust. Ardi Muharram, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan spiritual yang dirancang untuk menyentuh hati para generasi muda. Ia menekankan bahwa di tengah arus deras digitalisasi dan modernisasi yang kerap mengikis kesadaran spiritual, kegiatan dzikir bersama hadir sebagai oasis ketenangan yang mengembalikan jiwa-jiwa muda pada fitrah keislaman mereka yang hakiki.
Para santri MTsN 1 Tana Toraja menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh khidmat. Bagi mereka, kesempatan bersama para kader GP Ansor dan tokoh-tokoh Rijalul Ansor dalam satu majelis dzikir merupakan pengalaman spiritual yang berharga sekaligus inspiratif. Nuansa kebersamaan yang terjalin lintas generasi dalam kegiatan ini menjadi potret indah bagaimana organisasi kepemudaan Islam mampu hadir sebagai jembatan yang mempertemukan semangat muda dengan kearifan para seniornya.
Kegiatan Dzikir dan Doa Bersama ini juga membawa pesan sosial yang kuat — bahwa GP Ansor Toraja Raya hadir bukan hanya di ruang-ruang organisasi, tetapi juga di tengah institusi pendidikan, berdampingan dengan para generasi muda yang akan mewarisi masa depan bangsa. Di wilayah Toraja Raya yang dikenal dengan keberagamannya, kehadiran GP Ansor melalui pendekatan spiritual seperti ini menjadi simbol harmoni dan toleransi yang nyata dan membumi.
Peringatan Harlah ke-92 GP Ansor yang mengusung angka 1934–2026 ini menjadi penanda bahwa organisasi yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama tersebut terus bertumbuh dan beradaptasi tanpa pernah melepaskan akar perjuangannya. Dengan memilih generasi muda madrasah sebagai mitra dalam setiap langkah gerakannya, GP Ansor Toraja Raya menegaskan satu keyakinan mendasar: bahwa masa depan umat dan bangsa hanya akan kokoh apabila generasi penerusnya dibangun di atas pondasi iman, ilmu, dan akhlak yang kuat.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0