Dzikir Bersama, Tiga PAC GP Ansor Toraja Raya Rajut Silaturahmi
Dzikir Bersama & Silaturahmi
Suasana khidmat menyelimuti Musholah Roudhatutthoolibiin pada Kamis malam, 9 Juli 2026. Bertepatan dengan 23 Muharram 1448 H, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Toraja Raya menggelar kegiatan Dzikir Bersama sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antarpengurus dan kader. Kegiatan ini menjadi istimewa karena menjadi ajang kolaborasi tiga Pimpinan Anak Cabang sekaligus, yakni Makale, Makale Selatan, dan Makale Utara, yang bersatu padu dalam satu majelis dzikir menjelang malam hari.
Acara dimulai pukul 18.30 WITA, tepat selepas azan Maghrib berkumandang, dan berlangsung hingga selesai. Pemilihan waktu ba'da Maghrib ini bukan tanpa alasan, sebab momen tersebut dipandang sebagai waktu yang penuh keberkahan untuk berzikir dan memanjatkan doa bersama, sekaligus menjadi momentum silaturahmi antarsesama kader Ansor dari berbagai wilayah kecamatan di Toraja.
Sejak sore hari, para kader dari tiga Pimpinan Anak Cabang (PAC) sudah mulai berdatangan satu per satu ke lokasi acara. Suasana kekeluargaan terasa begitu kental, terlihat dari cara mereka saling menyapa dan berjabat tangan sebelum duduk bersama di dalam musholah. Kehangatan semacam ini menjadi gambaran nyata bagaimana dzikir bersama tidak hanya menjadi ritual spiritual, tetapi juga ruang bagi para kader untuk saling mengenal lebih dekat satu sama lain.
Dzikir bersama ini dipimpin langsung oleh Kyai Muda (KM) Ardi Muharram, Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Toraja Raya, yang memandu jalannya rangkaian bacaan dzikir dari awal hingga akhir. Kehadiran dan kepemimpinannya dalam majelis ini menjadi bukti nyata peran Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor sebagai motor penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan GP Ansor, sekaligus wujud pembinaan spiritual bagi para kader di tingkat cabang.
Turut hadir Muh. Nasir Toding selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Toraja Raya, yang memberikan sambutan sekaligus menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini sebagai sarana mempererat silaturahmi antarpengurus dan kader dari berbagai anak cabang. Kehadiran kedua tokoh muda ini menjadi simbol semangat kepemimpinan generasi baru yang terus menghidupkan tradisi keagamaan sekaligus merawat kekompakan organisasi.
Yang membuat kegiatan ini kian bermakna adalah kehadiran H. Tamrin Lodo, Ketua Dewan Penasehat GP Ansor Toraja Raya, yang turut memberikan tausiyah sekaligus arahan kepada para kader yang hadir. Kehadiran sosok senior ini menjadi penguat sekaligus pengingat bahwa silaturahmi lintas generasi antara pengurus senior dan kader muda merupakan salah satu kunci menjaga soliditas organisasi dari masa ke masa.
Tidak hanya diikuti oleh pengurus cabang, kegiatan ini juga tampak dihadiri oleh barisan Banser dan Ansor NU dari berbagai anak cabang, yang duduk berjejer khidmat mengikuti jalannya acara. Kehadiran para kader berseragam loreng khas Banser turut menambah semarak sekaligus menegaskan kekompakan barisan dalam menjaga silaturahmi antarwilayah, baik dalam ranah keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
Pemilihan Musholah Roudhatutthoolibiin sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri. Tempat yang teduh dan bernuansa religius ini dirasa pas menjadi wadah berkumpulnya para kader dari tiga anak cabang, sekaligus menghadirkan suasana khusyuk yang mendukung kelancaran rangkaian dzikir bersama hingga tuntas.
Rangkaian dzikir bersama ini turut memperlihatkan kehangatan silaturahmi yang begitu kental, tergambar dari spanduk besar bertuliskan "Dzikir Bersama Kolaborasi Pimpinan Anak Cabang" yang terpasang di halaman lokasi acara, lengkap dengan logo Gerakan Pemuda Ansor dan identitas GP Ansor Toraja Raya. Desain visual yang menonjolkan warna hijau khas NU dan Ansor semakin memperkuat identitas kegiatan sebagai ajang mempererat silaturahmi antarpengurus dan kader dari berbagai anak cabang.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Toraja Raya berharap semangat silaturahmi dapat terus terjaga dan menjadi kebiasaan rutin di kalangan pemuda, khususnya di wilayah Makale dan sekitarnya. Kolaborasi tiga Pimpinan Anak Cabang dalam satu majelis dzikir bukan hanya menjadi simbol kebersamaan organisasi, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menyambung tali persaudaraan di tengah kesibukan masing-masing anak cabang menjalankan program kerjanya.
Kegiatan Dzikir Bersama ini pun ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar seluruh kader Ansor senantiasa menjaga silaturahmi, istiqamah dalam mengemban amanah organisasi, sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam menjaga kerukunan di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0